beritadunesia-logo

Segomegono

\"sego_megono\"Segomegono, adalah makanan yang berbentuk utama nasi dengan lauk dan sayuran di dalamnya. Segomegono yang asli berwarna agak “kotor” atau agak mendung yang menandakan dibuat dari kerak nasi, sedangkan yang putih bersih biasanya dibuat dari beras, disediakan untuk para “penikmat pemula”. Bentuk Segomegono adalah “nasi” dengan warna agak kecoklatan atau kemerahan untuk yang pedas berasa pedas. Sayuran yang terdapat Segomegono adalah daun bayam, ketela, daun kacang pancang (mBayung, Jawa-red) atau hijauan yang lain. Sayuran tersebut dicampurkan dengan “nasi” yang sudah matang dengan ditambah sambal “jenggot” yaitu sambal yang terbuat dari parutan kelapa. Sambal inilah yang menyebabkan warna kemerahan seperti senja hari. Satu bagian yang tidak dapat dilepaskan dari Segomegono adalah ikan asin, yang ditumbuk dan dicampurkan bersama-sama dengan sambal dan sayuran. Segomegono yang asli menggunakan ikan asin bukan ikan segar, sehingga aromanya terasa tajam, khas paduan antara aroma “nasi”, sambal, sayuran dan ikan menjadi satu yang sangat membangkitkan selera dan imajinasi.

Perkembangan lebih lanjut dari Segomegono adalah dengan ditambah ikan segar yang digoreng dan terpisah. “Nasi” berasal dari beras bukan kerak nasi, dan aksesories lainnya yang makin memperbanyak khasanah ke-Segomegono-an di Purworejo.Salah satu variasi yang menjadi legenda adalah hasil kerja bareng antara penjual Segomegono dan penjual tempe legendaris mBok Pringgo. Variasi adalah yang terbaik dan tersisa hingga sekarang.

Sumber: bumisegoro.wordpress.com